Pengaruh Latihan Squat terhadap Power Otot Tungkai Tim Sepakbola pada Sekolah SMK Negeri 4 Pekanbaru

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan squat terhadap peningkatan power otot tungkai pada tim sepak bola SMK Negeri 4 Pekanbaru. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya daya ledak otot tungkai pemain yang berdampak pada kurang maksimalnya kemampuan menendang, sprint, dan stabilitas tubuh saat pertandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet yang diberikan perlakuan berupa program latihan squat dalam periode tertentu. Instrumen pengukuran menggunakan tes standing board jump untuk mengukur power otot tungkai sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata power otot tungkai setelah diberikan latihan squat. Secara statistik diperoleh nilai t hitung sebesar 5,946 lebih besar dari t tabel 1,729 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan squat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai atlet tim sepak bola SMK Negeri 4 Pekanbaru. Latihan squat direkomendasikan sebagai salah satu bentuk latihan fisik untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai secara bertahap dan berkelanjutan.

https://doi.org/10.31258/jassi.5.3.41-49
PDF (English)

Referensi

Ambarwati, R., Widiastuti, & Pradityana, A. (2017). Kontribusi power otot tungkai terhadap kemampuan gerak eksplosif dalam olahraga. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 45–53.

Baechle, T. R., & Earle, R. W. (2022). Essentials of strength training and conditioning (4th ed.). Human Kinetics.

Bloomfield, J., Polman, R., & O’Donoghue, P. (2022). Science and soccer: Developing elite performers. Routledge.

Ekrema, A. (2019). Pedoman kepelatihan bermain sepak bola (pp. 13–33).

Hanafi, A., & Prastyana, B. (2020). Prinsip-prinsip latihan fisik dalam meningkatkan performa atlet. Jurnal Ilmu Keolahragaan Indonesia, 8(1), 1–10.

Harsono. (2018). Coaching dan aspek-aspek psikologis dalam coaching. Remaja Rosdakarya.

Mahardika, I., & Wahjoedi, H. (2020). Pengaruh metode latihan dan daya ledak otot lengan terhadap throw in sepak bola. Pendasi: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(2).

Natal, Y. R. (2020). Evaluasi program pembinaan prestasi olahraga sepak bola pada klub PSN Ngada. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 7(1), 54–61. https://doi.org/10.38048/jipcb.v7i1.57

Prentice, W. E. (2024). Principles of athletic training: A guide to evidence-based clinical practice (18th ed.). McGraw-Hill Education.

Santoso, J. A. (2020). Latihan kombinasi sepak bola (1st ed.). https://dspace.umkt.ac.id/bitstream/handle/463.2017/1937/Modul%20Sepak%20Bola.pdf

Smith, J., & Johnson, R. (2023). The effect of bodyweight squat training on lower limb explosive power. Journal of Sports Science and Performance, 12(3), 210–218.

Sudarsono, S. (2015). Penyusunan program pelatihan berbeban untuk meningkatkan kekuatan. Ilmiah Spirit, 12(1), 31–43.

Sugiyono. (2017a). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017b). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif (S. Y. Suryandari, Ed.; 5th ed.). Alfabeta.

Sukadiyanto. (2017). Pembelajaran keterampilan dribble dalam sepak bola (pp. 12–66).